Slider

New Info

Aktifitas Malang Local Guides

Kuliner Malang

Wisata Malang

Aktifitas Malang Local guides

Malam Mingguannya MLG: Foodcrawl di KOPI ASMARA



Penulis: ARIO WICAKSONO
(IG: @iorikun301)

[MALANG LOCAL GUIDES] Malam Minggu. Bulan nampak bundar di atas cakrawala. Udara dingin khas dataran tinggi menyergap sukma. Di sebuah kedai kopi di dekat Batu, suara Didi Kempot terdengar sendu-mendayu dari pelantam yang dipasang di bawah atap.

"Sworo angin, angin sing ngreridu ati.
Ngelingake sliramu sing tak tresnani.
Pingin nangis ngetokke eluh neng pipi.
Suwe ra weruh senadyan mung ono mimpi.."
(Banyu Langit — dipopulerkan oleh Didi Kempot)

Lagu ini berkisah tentang seorang insan yang setengah putus asa, barangkali nyaris jadi gila, merindukan ia, sang kekasih, yang lama tak saling jumpa. Begitu merindu hingga tanpa terasa air matapun leleh neng pipi.




Dan seperti kata pepatah lama, malam Minggu adalah malam yang panjang, adalah malam yang asyik buat pacaran. True! Hanya saja tak semua dari kita sudah punya pasangan. Bukan cuma untuk di malam Minggu, melainkan sekaligus di malam-malam Senin-Selasa-Rabu-Kamis-Sabtu. Malam Jumat waktunya kita perbanyak ibadah.

Tapi jangan kau sedih, Kawan. Sekalipun mungkin kamu ini #sobatambyar, #jomblomenahun, atau bahkan #jombloketikung, asalkan kamu masih memiliki kontak rekan-rekan #MalangLocalGuides, niscaya malam Minggu kamu tidak akan kelabu-kelabu amat. Seperti di hari itu, Sabtu, 14 September 2019, ada satu acara seru: "MALAM MINGGUANNYA MALANG LOCAL GUIDES: FOODCRAWL DI KOPI ASMARA, MALANG!!"




Tema Meet Up malam ini adalah Foodcrawl, yakni sebuah petualangan rasa untuk mencicipi beragam makanan dan minuman di sebuah kedai, memotretnya, belajar hal-hal unik di balik penciptaan kuliner itu dari si empunya kedai, untuk kemudian membagikan ulasannya di aplikasi peta digital GOOGLE MAPS. Tak kurang dari 6 orang Local Guides menghadiri Meet Up kali ini. Dan bertindak sebagai Host Meet Up adalah Sdri. Atik Sang Penjelajah.

"Mau ke mana, kita? KOPI ASMARA!" ucapnya yakin.




Pukul 17:30 WIB. Di jam sesore itu ternyata ada rekan Local Guides, Sdr. Wahyu Sofyan, yang sudah hadir di lokasi Meet Up, kendati Meet Up-nya sendiri dijadwalkan baru akan dimulai satu jam kemudian. Ba'da Maghrib.

"Lek pean kepingin diceluk 'Sayang', pean kudu rene (kalau kamu mau dipanggil 'Sayang', segeralah ke sini —Red.)," tulisnya di grup percakapan MALANG LOCAL GUIDES.

"Share loc!" balas seorang kawan yang lain. Sementara saya (Penulis —Red.) hanya bisa senyam-senyum sendiri membacai dialog itu. Lho?

Iya, karena saya (Penulis —Red.) sedang tersasar di atas bukit di tengah-tengah perkebunan jeruk yang sudah tidak lagi ada orang kampung yang lalu-lalang sembari saya mengipasi mesin Vespa 2-tak saya yang overheat karena jalannya ternyata panjang curam menanjak karena saya salah mengambil belokan. Duh!




"Selamat malam, Sayang, mau pesan apa? Kami ada es kopi candu asmara, es kopi asmara sayang, honeymoon pancake, cinlok asdfgh@#$%^&.."

Saya jadi auto-geer ketika mbak-mbak pegawai KOPI ASMARA memanggil saya "Sayang" ketika ia hendak mencatat pesanan saya ketika saya pada akhirnya sampai ke lokasi yang tepat. Sayang. Hmm.. Terus terang sudah lama sekali, sih, tidak ada yang memanggil saya "Sayang". Saya biasanya dipanggil "Papah" (eh, enggak juga, ding! Wkwkk).

Betul, selain panggilan "Sayang" untuk memanggil pelanggan, semua menu makanan dan minuman yang ditawarkan di kedai kopi yang buka sejak 21 Juni 2019 ini memang menggunakan nama yang nyerempet-nyerempet urusan asmara, seperti misalnya kasmaran, cinta, cemburu, lovely, dan lain sebagainya.




Menurut Nico Ahmad Vicario Sugiarto, Store Manager KOPI ASMARA, hal ini memang disengaja, agar antara pelanggan dengan karyawan Kopi Asmara bisa lebih dekat (akrab) dan tidak ada lagi batasan yang terlampau kaku.

"Filosofinya, kopi itu universal. Sehingga dengan ngopi bareng, kita bisa menjadi dekat," ujarnya.

Kami berenam, yaitu termasuk Mas Jon, Kak Felix, Atik Sang Penjelajah, Mbakyu Sita, yang baru datang belakangan, manggut-manggut mendengar penjelasan Nico, panggilan akrab Nico Ahmad Vicario Sugiarto. Kedai kopi di tengah area perkebunan warga yang jauh dari mana-mana ini rupa-rupanya memiliki konsep yang unik. Jadi bagi kamu yang pengen banget dipanggil "Sayang", barangkali kedai KOPI ASMARA ini bisa jadi pilihan.

"Sayang, kuliti hatiku(?)"

Artinya: kulit (ayam) yang digoreng crispy lalu disiram dengan sambal bawang. Ooo..




Seperti biasa, sebelum menyantap-tandas hidangan yang disediakan, kami terlebih dahulu memotreti makanan-minuman tersebut dari berbagai sisi. Sisi sejajar 0°, sisi miring manis 45°, hingga sisi top-down bird-angle 90° alias flat-lay.

"Oom, nyilih kopine pean, yo. Nggonku lali wes tak ombe durung tak foto (pinjam kopinya yang masih utuh untuk difoto karena kopi miliknya sudah terlanjur diminum sebelum difoto —Red.)," Wahyu Sofyan.




Menurut Nico, panggilan akrab Nico Ahmad Vicario Sugiarto, menu minuman andalan di KOPI ASMARA ini adalah produk es kopi mereka, yang tersedia dalam beragam varian konsentrasi kopi. Menu ini menjadi andalan, sekaligus best seller di kedai kopi ini, adalah karena cara membuatnya cepat dan mudah, lalu biji kopi digunakan di-roast (sangrai —Red.) sendiri, dan juga

"Harganya murah, cuma sepuluh ribu rupiah per gelasnya," tutur Nico setengah berpromosi. Bagi Anda pecinta kopi, ini tentu penawaran yang menarik, bukan?

Untuk makanan sendiri, kedai KOPI ASMARA nampaknya lebih berfokus pada olahan makanan beku, yang tentu saja dilabel dengan nama yang unik-unik. Cinlok asmara, kuliti hatiku, sosis membara, bola cinta, honeymoon pancake, mie gurun asmara, tahuku cuma kamu, dan nasi api cemburu, adalah beberapa di antaranya. Bukan untuk makanan utama, sepertinya, melainkan lebih cocok sebagai kudapan untuk menemani ngopi-ngopi dan berbincang bersama ia yang tersayang.

"Gandeng terooosss!!?" Sita. Emosy. :D :D




Tak cuma makan-makan dan bincang-bincang, "Malam Mingguannya MALANG LOCAL GUIDES: Foodcrawl di KOPI ASMARA" juga diisi dengan sharing materi per-Local Guides-an. Kami setengah iseng menjajal "FAACTS: Cara Asyik Menulis Ulasan di Google Maps ala Adrian Lunsong" yang sedang menjadi tren di jagat www.localguidesconnect.com, sebuah portal untuk saling berkoneksi antar sesama Local Guides dari seluruh penjuru dunia.

F: Food & drink. Mengulas makanan dan minuman yang ditawarkan. Apakah enak? Porsi memadai? Adakah sentuhan kuliner tradisional? Dan lain sebagainya. A: Accessibility. Fasilitas ramah difabel. Ramp untuk pengguna kursi roda? Pegawai mampu berbahasa isyarat?




A: Ambiance. Atmosfer. Suasana tempat. Apakah suasananya nyaman? Betah? Tersedia penyejuk udara? Dekorasi interior? C: Cost. Apakah mahal? Atau murah? Untuk makan berdua bisa menghabiskan berapa rupiah? Dan seterusnya.

T: Tips. Kapan ada promo harga diskon? Happy hour? Rekomendasi meja/tempat duduk favorit? Dan S: Service. Kualitas pelayanan. Cekatan? Ramah? Dipanggil "Sayang"?




Dan metode FAACTS ala Adrian Lunsong ini ternyata cukup membantu. Secara sistematis kita bisa tahu aspek apa-apa saja yang musti kita masukkan ke dalam ulasan kita di GOOGLE MAPS. Batasan ulasan minimum 200 karakter untuk beroleh poin bonus? Rasanya bisa dengan mudah terlampaui. Naik level bukan lagi mimpi!

Namun karena ini adalah kali pertama kami mencoba metode ini, maka mohon dimaafkan jika ulasan yang ditulis masih terasa kaku dan kurang luwes. Juga aspek aksesibilitas yang rasa-rasanya masih belum menjadi standar wajib pelayanan dan bangunan di Indonesia, maka aspek aksesibilitas ini kami anggap sebagai "pupuk bawang": kalau ada ya ditulis, kalau tidak ada ya sebaiknya tidak usah menjadi nilai minus. Oke, sheyeng? :))




Malam kian terasa larut dan dingin. Hasrat pun ingin untuk terus bersama. Sinar bulan yang terang berbayang, terbias indah di matamu.Tanpa terasa sekarang sudah hampir pukul setengah sepuluh malam. Pantas saja udara makin dingin, dan jalan di depan kedai KOPI ASMARA semakin sepi. Pun Felix, ponselnya berdering sedari tadi.

"Ibu negara," katanya.

Ya, sudah. Acara Meet Up "Malam Mingguannya MALANG LOCAL GUIDES: Foodcrawl di KOPI ASMARA" segera ditutup oleh Atik Sang Penjelajah. Kami pun berpisah kembali ke rumah masing-masing dengan sebuah janji untuk kembali mengagendakan Meet Up semacam ini di waktu yang akan datang, yang semoga tidak terlalu lama lagi, dan peserta yang datang bisa lebih banyak dari hari ini.




Akhirul kata, saya, @iorikun301, #ReporterAmbyar MALANG LOCAL GUIDES, mengucapkan banyak terima kasih untuk semua pihak yang telah menyukseskan Meet Up kali ini dan terutama sekali Anda, Sobat Local Guides, yang telah berkenan membaca Recap ini. Yuk, ngopi, Yang!?

"Ngalemo, ngalem neng dodoku.
Tambanono roso kangen neng atiku.
Ngalemo, ngalem neng aku.
Ben ra adem kesiram udan neng dalu.."
(Banyu Langit — dipopulerkan oleh Didi Kempot)



———————

KOPI ASMARA

Jl. Kodya, Merjosari, Kec. Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur 65144
0822-2947-9140

https://maps.app.goo.gl/9DMLCwLKQS7Acmef8


———————

PENAFIAN:
Ini adalah Meet Up bersponsor. MALANG LOCAL GUIDES berterima kasih kepada KOPI ASMARA yang telah mensponsori Meet Up kali ini dengan menyediakan makanan dan minuman untuk dicicipi secara gratis. Mereka mengerti bahwa tidak satupun dari Local Guides yang menjanjikan kontribusi dalam bentuk apapun terkait bisnis yang bersangkutan sebagai imbal balik atas sponsor yang diberikan.
———————

TEKS dan FOTO: Ario Wicaksono (IG: @iorikun301)

#MalangDiGoogleMaps
#Spon

FOODCRAWL DI AYAM GORENG NELONGSO EXPRESS: CEPAT, HANGAT, LEZAT!


Penulis: Ario Wicaksono
(IG: @iorikun301)

express: /adj./ going quickly
(Oxford Learner's Pocket Dictionary 2nd ed., 14th impression, Oxford University Press, 2001, p. 146)
———————



[MALANG LOCAL GUIDES/Foodcrawl] Anda Sobat Nelongso (sebutan akrab untuk konsumen setia Ayam Goreng Nelongso —Red.) yang ingin bersantap dengan hangat dan lezatnya ayam goreng Nelongso namun tidak ingin berlama-lama antre di gerainya karena hanya ingin membeli untuk dibawa pulang? Maka AYAM GORENG NELONGSO EXPRESS adalah jawaban bagi persoalan Anda!



Mengusung tagline "Cepat, Hangat, Lezat!", gerai AYAM GORENG NELONGSO EXPRESS yang hadir sejak 9 September 2019 yang baru lalu ini memang tidak menawarkan pilihan menu yang selengkap di gerai-gerai Ayam Goreng Nelongso pada umumnya. Namun menu-menu tersebut bisa dibilang highly recommended, bintangnya, menu Ayam Goreng Nelongso.

BACA JUGA: Malang Local Guides Foodcrawl: AYAM COBLOOS KAWI

Tercatat hanya tersedia 6 pilihan menu utama, yakni Crispy Express, Ayam Crispy, Chicken Pok-pok, Geprek Londho, Spicy Wings, dan Dori Crispy, yang kesemuanya ditawarkan lengkap beserta nasi, 2 menu tambahan, yakni Kulit Crispy dan Jamur Crispy, serta 4 jenis minuman, yaitu Air Mineral, Teh Pucuk, Jus Jambu, dan Kopi Asmara yang menjadi favorit Penulis (#yhaa).



Pun jika kita melihat luas gerai yang berlokasi di Jl. Ikhwan Ridwan Rais, Kauman, kec. Klojen, kota Malang, ini. Kecil, hanya terdapat 4 set meja untuk makan di tempat, juga lahan parkir yang sangat terbatas. Wajar, karena, konon, gerai AYAM GORENG NELONGSO EXPRESS ini memang difokuskan untuk melayani pembelian take away (dibungkus) serta pembelian melalui layanan pesan-antar ojek-ojek daring (dalam jaringan; online —Red.).

"Di sini cocok buat yang pingin bungkus makanan dengan cepat tanpa lama antri," sebut Laila Ramadhani, salah seorang anggota komunitas MALANG LOCAL GUIDES yang turut menghadiri acara Foodcrawl MALANG LOCAL GUIDES di gerai AYAM GORENG NELONGSO EXPRESS.



Ya, hari ini, Rabu, 11 September 2019, komunitas MALANG LOCAL GUIDES diundang oleh AYAM GORENG NELONGSO EXPRESS untuk Meet Up dan Foodcrawl dalam rangka soft opening pembukaan gerai AYAM GORENG NELONGSO EXPRESS. Tak kurang dari 5 orang Local Guides menghadiri Meet Up dan Foodcrawl hari ini. Sebagai informasi, Meet Up dan Foodcrawl MALANG LOCAL GUIDES di AYAM GORENG NELONGSO EXPRESS ini diagendakan berlangsung dari tanggal 10 September ini hingga 13 September nanti dengan kuota peserta Meet Up dan Foodcrawl per hari sebanyak 5 orang Local Guides saja.

BACA JUGA: Malang Horreg, Sam!: Keseruan Buka Bersama Local Guides Indonesia Regional Jawa Timur (Bag. 2)

"Gerainya kecil, kalau datang sekaligus satu rombongan besar dikhawatirkan tempatnya tidak muat dan berdesakan dengan ojek-ojek online," tutur Atik the Explorer, Host Meet Up dan Foodcrawl kali ini. Siaapp!!



Dalam Foodcrawl makan-siang-kepagian ini para anggota komunitas MALANG LOCAL GUIDES bukan sekadar mencicipi beragam menu yang tersedia di AYAM GORENG NELONGSO EXPRESS, namun mereka juga membagikan ulasan serta foto-foto tentang menu dan atmosfer gerai AYAM GORENG NELONGSO EXPRESS ke aplikasi peta digital GOOGLE MAPS.

"Saus pedas manis yang ada di menu Ayam Pok-pok benar-benar menggugah selera. Sangat cocok untuk pecinta makanan pedas," tulis Atik the Explorer.

BACA JUGA: Malang Local Guides Foodcrawl di KOPI LONCENG, Kedai Kopi Yang Sudah Ada Sejak Dulu Kala!

"(Namun) untuk lahan parkir mobil mungkin bisa ditaruh di seberang AYAM GORENG NELONGSO EXPRESS," sambungnya.

#yha



Kendati Meet Up dan Foodcrawl di AYAM GORENG NELONGSO EXPRESS ini merupakan sebuah Meet Up bersponsor, namun ulasan yang Local Guides unggah di GOOGLE MAPS tetaplah sebuah ulasan yang dituliskan secara obyektif. Menerima sponsorship dalam sebuah Meet Up tidak serta-merta membuat ulasan yang berikan menjadi terfabrikasi, hanya menceritakan yang baik-baik saja dan tutup mata dengan hal-hal yang sekiranya bisa diperbaiki untuk peningkatan kualitas pelayanan di masa depan. Tidak.



Local Guides membagikan ulasan, foto-foto, dan pengetahuan yang mereka ketahui di GOOGLE MAPS. Dengan melakukan hal yang semacam ini, Local Guides bisa membantu orang lain (khususnya sesama pengguna GOOGLE MAPS) untuk menemukan tempat-tempat menarik di sekitar mereka, mendukung bisnis/usaha-usaha lokal kecil untuk berkembang dengan memberikan ulasan dan informasi yang kredibel dan akurat tentang tempat usaha tersebut di GOOGLE MAPS, dan bahkan membantu pengguna GOOGLE MAPS lainnya untuk memperoleh beragam informasi penting semisal aspek aksesibilitas bagi difabel atau bahkan jam buka/tutup dari sesuatu tempat tertentu.



Ada yang menarik dari kemasan take-away AYAM GORENG NELONGSO EXPRESS: mereka menyertakan tiga kiat cara tepat menikmati lezatnya ayam goreng Nelongso. Ketiga kiat tersebut adalah: (1) buka kemasan boxnya; (2) berdoa sebelum makan; dan (3) nikmati ketika hangat.

BACA JUGA: Ganasnya Oseng Cumi Sambel Pete di SEGO SAMBEL SARUMPET!

Ya. AYAM GORENG NELONGSO EXPRESS memang hadir sebagai "pemadam kelaparan" bagi mereka yang menginginkan produk ayam goreng Nelongso yang cepat, hangat, dan lezat. Namun itu bukan berarti membuat kita musti terburu-buru untuk menyantapnya hingga (amit-amiitt.. —Red.) lupa membuka box kemasannya.



"Ayam gorengnya enak, crispy. Sambalnya mantap banget, pedesnya bikin nelongso. Kulit crispy-nya renyaaahhh, jamurnya juga renyaaahhh, sambal kemanginya juara! Ayam londho dan sambal kejunya bikin nagih. Overall oke banget semuanya. Jangan lupa cobain chicken wings spicy-nya!" Ayun Savitri.

OTW DARI SEKARANG!!!

AYAM GORENG NELONGSO EXPRESS buka setiap hari pukul 08:00-21:00 WIB.


———————

AYAM GORENG NELONGSO EXPRESS

Jl. I.R. Rais, RT.02/RW.08, Kauman, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65119
0822-2947-9140

https://maps.app.goo.gl/ULpMSiDinrHs77aX7


———————
PENAFIAN:

Ini adalah meet up bersponsor. MALANG LOCAL GUIDES berterima kasih kepada AYAM GORENG NELONGSO EXPRESS yang telah mensponsori meet up kali ini dengan menyediakan makanan dan minuman untuk dicicipi secara gratis. Mereka mengerti bahwa tidak satupun dari Local Guides yang menjanjikan kontribusi dalam bentuk apapun terkait bisnis yang bersangkutan sebagai imbal-balik atas sponsor yang diberikan.

———————
TEKS: Ario Wicaksono (IG: @iorikun301)
FOTO: Dokumentasi Malang Local Guides (Ayun, Haries, Evan, Atik, Dini, Ario)

#MalangDiGoogleMaps
#spon

———————
MALANG LOCAL GUIDES bisa dihubungi di IG: @malanglocalguides

Sego Sambel Sarumpet Malang: Oseng Mercon Cumi Sambel Petenya Ganas Beut!

Penulis: ARIO WICAKSONO
(@iorikun301)



[MALANG LOCAL GUIDES] Enam set menu favorit SEGO SAMBEL SARUMPET tertata di meja. Sego sambel sarumpet oseng mercon cumi, sego sambel sarumpet oseng mercon tongkol, sego sambel sarumpet oseng mercon ayam suwir, dan sego sambel sarumpet oseng mercon udang. Tak ketinggalan seporsi cah tauge, dadar jagung, telur crispy, serta tahu dan tempe goreng tersaji sebagai lauk pelengkap. Nampak nikmat.

Pun di ujung meja sudah terpasang tulisan "Reserved." Meja ini sudah dipesan. Hmm, ada apa, ini? Ternyata: MALANG LOCAL GUIDES Foodcrawl di SEGO SAMBEL SARUMPET Outlet Sigura-gura! Ya!



Hari itu, Kamis (15/08/2019), di jam makan siang, komunitas MALANG LOCAL GUIDES memenuhi undangan dari SEGO SAMBEL SARUMPET Outlet Sigura-gura, Jl. Sigura-gura Barat Ruko Baru kav. 2, kota Malang, untuk menjajal beberapa menu favorit mereka sekaligus memperkenalkan lokasi baru SEGO SAMBEL SARUMPET Outlet Sigura-gura yang merupakan pindahan dari outlet Villa Bukit Tidar.

BACA JUGA: Serunya Buka Bersama Local Guides Indonesia Regional Jawa Timur! (Bag. 1)

"Agar mahasiswa-mahasiswa baru dan mereka yang belum tahu SEGO SAMBEL SARUMPET bisa merasakan dan membedakan rasa yang berkualitas. Dan untuk mereka yang sudah mengenal SEGO SAMBEL SARUMPET bisa tahu kalau outlet Villa Bukit Tidar sudah pindah," ujar Evin Fitriani, Supervisor Marketing SEGO SAMBEL SARUMPET.

Sebagai informasi, di kota Malang saat ini SEGO SAMBEL SARUMPET memiliki tiga outlet, yakni outlet Candi Panggung, Jl. Candi Panggung Barat no. 55-56, outlet Tidar, Jl. Raya Tidar no. 7, serta outlet Sigura-gura, Jl. Sigura-gura Barat Ruko Baru kav. 2. Khusus untuk SEGO SAMBEL SARUMPET outlet Sigura-gura buka nonstop 24 jam.



Selain mencicipi berbagai makanan dan minuman di SEGO SAMBEL SARUMPET outlet Sigura-gura ini, keenam anggota komunitas MALANG LOCAL GUIDES juga memeriksa ketepatan informasi tentang tempat ini di GOOGLE MAPS.

"Saya periksa di GOOGLE MAPS ternyata semua informasinya sudah tepat dan lengkap," tutur Atik the Explorer, Host pada Foodcrawl kali ini.

Di samping memberikan rating dan ulasan yang kredibel di GOOGLE MAPS, ada semacam "kewajiban moral" bagi para sukarelawan Google Local Guides untuk memeriksa fakta dan kelengkapan informasi sesuatu tempat di GOOGLE MAPS demi bisa mempertahankan kehandalan, keakuratan, dan kebermanfaatan aplikasi peta daring GOOGLE MAPS.



"Sambalnya benar-benar nampol! Tidak seperti di tempat lain yang hanya menonjolkan rasa pedas, (di SEGO SAMBEL SARUMPET ini) memiliki rasa rempah yang begitu kuat!"

"SEGO SAMBEL SARUMPET (memiliki) kekhasan tahu orek pedas. Rasa cah tauge cenderung manis, enak sehingga pas untuk menetralkan (rasa) pedas. Wajib dipesan!"

"Untuk lauk di menu komplit semuanya pedas-pedas, tapi rasa pedasnya masih bisa dinikmati. Bukan rasa pedas yang hanya memiliki rasa pedas saja, tetapi rasa masakannyapun terasa."

BACA JUGA: Malang Local Guides Foodcrawl di Kopi Lonceng!

Testimoni dari beberapa anggota komunitas MALANG LOCAL GUIDES yang berkesempatan menghadiri agenda Foodcrawl kali ini. Bagaimana, rekan-rekan MALANG LOCAL GUIDES yang lain, yang belum berkesempatan hadir, sudah merasa iri? Sama! :((



"Saaay. Soriii. Boloku mungsret liat parkirane. Ga mau mandeg. Wes lewat langsung puter balik."

Salah seorang anggota MALANG LOCAL GUIDES menyampaikan penyesalannya karena terpaksa membatalkan kehadirannya pada agenda Foodcrawl kali ini. Tempat parkir penuh. Pengunjung membludak!

Betul. Menurut Evin Fitriani, momen dua hari ini (14-15 Agustus) di SEGO SAMBEL SARUMPET outlet Sigura-gura memang membuat lokasi ini selalu penuh sesak. Selain karena sedang ada promosi makan gratis dua hari berturut-turut pada tanggal tersebut di atas, barangkali juga karena SEGO SAMBEL SARUMPET outlet Sigura-gura ini satu-satunya outlet SEGO SAMBEL SARUMPET yang buka nonstop 24 jam. Cocok untuk mahasiswa kos-kosan yang sering merasa tiba-tiba lapar di tengah malam!

"Rindu itu berat, Sayang. Saya mau beli makan dulu." Anonim.



Beranjak sore, acara MALANG LOCAL GUIDES Foodcrawl di SEGO SAMBE SARUMPET outlet Sigura-gura pun diakhiri. Semua makanan dan minuman yang terhidang sudah tandas tak bersisa. SEGO SAMBEL SARUMPET outlet Sigura-gura akan segera membuka dapurnya untuk program promosi makan gratis sesi sore. Kami pun berpamitan.

BACA JUGA: Pasar Senggol Arbanat: Nostalgia Kuliner Indonesia!

Namun, ada satu pertanyaan di benak Penulis yang sampai artikel ini ditulis masih belum terjawab, yakni, "apa sesungguhnya arti 'sarumpet?'" Yang ketika kata ini dicari di mesin pencarian Google, hasil yang muncul malah foto dan berita tentang ibu-ibu bernama mirip.

Hmm, apa sebaiknya teka-teki tentang apa arti "sarumpet" ini kita jadikan materi pertanyaan untuk kuis, barangkali, ya?

((( K R I I I N G G ! ! ! )))

"Halo? Dengan siapa di mana? Passwordnya?"


———————

SEGO SAMBEL SARUMPET
Outlet Sigura-gura

Jl. Bend. Sigura-Gura Barat Ruko Baru kav. 2, Karangbesuki, Kec. Sukun, Kota Malang, Jawa Timur 65149
0822-4444-4308

https://maps.app.goo.gl/5Vit3XAj6xo4Jrev7



———————
PENAFIAN:

Ini adalah meet up bersponsor. MALANG LOCAL GUIDES berterima kasih kepada SEGO SAMBEL SARUMPET yang telah mensponsori meet up kali ini dengan menyediakan makanan dan minuman untuk dicicipi secara gratis. Mereka mengerti bahwa tidak satupun dari Local Guides yang menjanjikan kontribusi dalam bentuk apapun terkait bisnis yang bersangkutan sebagai imbal-balik atas sponsor yang diberikan.

———————
TEKS: Ario Wicaksono (IG: @iorikun301)
FOTO: Istimewa/Dokumentasi Malang Local Guides

#MalangDiGoogleMaps
#spon

Pasar Senggol Arbanat: Manisnya Nostalgia Kuliner Indonesia

Penulis: ARIO WICAKSONO (@iorikun301)

nos.tal.gia: (n) 1 kerinduan (kadang-kadang berlebihan) pada sesuatu yang sangat jauh letaknya atau yang sudah tidak ada sekarang; 2 kenangan manis pada masa yang telah lama silam.
(Kamus Besar Bahasa Indonesia versi dalam jaringan [daring])
———————



[MALANG LOCAL GUIDES/NEWS] Dalam rangka turut memeriahkan peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-74 tahun, ARBANAT Kitchen, Cafe, and Lounge, Jl. Terusan Dieng no. 4-6, kota Malang, menggelar satu acara unik yang bertajuk PASAR SENGGOL ARBANAT.

Digelar sejak tanggal 8 Agustus lalu hingga 18 Agustus 2019 mendatang, PASAR SENGGOL ARBANAT buka setiap hari Senin-Jumat pukul 17:00-22:00 WIB, dan Sabtu-Minggu pukul 11:00-22:00 WIB. Di sini pengunjung akan mendapati berbagai macam makanan dan minuman tradisional yang dipersiapkan dan diriset khusus oleh kepala juru masak ARBANAT Kitchen, Cafe, and Lounge untuk acara ini.

BACA JUGA: Buka Bersama Local Guides Indonesia Regional Jawa Timur (Bag. 1)

"Chéf kami meriset (makanan dan minuman yang akan disajikan di PASAR SENGGOL ARBANAT) sampai ke Surabaya, Solo, Jakarta, dan kota lainnya," ujar Ibu Sisil, pemilik ARBANAT Kitchen, Cafe, and Lounge.



Dan jerih payah si kepala juru masak dalam meriset menu untuk acara PASAR SENGGOL ARBANAT ini terbayar, karena makanan dan minuman yang disajikan masih memiliki nilai otentisitas yang cukup tinggi dan disajikan dalam standar masakan restoran hotel berbintang.

Menu makanan dan minuman yang disajikan di acara PASAR SENGGOL ARBANAT ini di antaranya rujak onthong (jantung pisang), nasi goreng jowo, mi nyemek, bakso neker (kelereng), tahu telur, nasi gudeg koyor, nasi megono, rujak uleg meduro, sate klopo, beras kencur, kunir asem, ronde, es tung-tung duren, es tung-tung ketan item, rangin, putu waffle, gobet kweni, roti waluh (labu kuning), teh tarik, kopi jos, kopi jahe, hingga kopi tarik. Nostaljik!



Menu-menu makanan dan minuman tradisional ini disajikan hanya selama acara PASAR SENGGOL ARBANAT berlangsung, dan tidak tercantum di menu reguler ARBANAT Kitchen, Cafe, and Lounge. Kendati demikian, menurut Ibu Sisil, pengunjung masih bisa memesan menu reguler ARBANAT Kitchen, Cafe, and Lounge. Hanya saja khusus untuk menu reguler tradisional sudah tidak lagi bisa dipesan ketika acara PASAR SENGGOL ARBANAT berlangsung.

"Semua karyawan untuk menu reguler tradisional difokuskan untuk melayani PASAR SENGGOL ARBANAT," imbuhnya.



Yang unik di PASAR SENGGOL ARBANAT, selain dihadirkannya gubug-gubug tradisional beratap daun kelapa dan para pramusaji yang berjarit (perempuan) dan bercelana gombor (laki-laki), "mata uang" yang digunakan untuk bertransaksi di sini adalah "mata uang" Arbanat, di mana 1 Arbanat = 9 ribu rupiah (sudah termasuk pajak). Pengunjung bisa "menukarkan" uang Rupiah mereka ke "mata uang" Arbanat di konter yang sudah disediakan.

BACA JUGA: Foodcrawl di Soto Bu Nanang Cab. SKI

Jadi jangan heran kalau nanti Anda dapati daftar menu dan harga yang terpasang di depan masing-masing "lapak" ditulis dalam satuan "mata uang" Arbanat, dan pengunjung bisa langsung bertransaksi dengan si "penjual" di lapak masing-masing. Benar-benar mirip seperti suasana pasar tradisional di desa-desa jaman dulu, termasuk adanya antrean pembeli yang mengular di lapak-lapak yang berdekatan, yang kadang sampai berdesakan kalau ada yang tidak sabaran, serta pramusaji yang kerap terlihat kebingungan ke sana ke mari mencari siapa tadi pemesan makanan/minuman di lapaknya. Seru sekali, bukan?



Yaa.., barangkali kalau ada "kuli-kuli angkut" yang lalu-lalang di antara ramainya pengunjung sembari memanggul buntalan-buntalan besar di punggungnya sampai terbongkok-bongkok dan berulang kali berteriak "hush, hush, awas panaass!!", ini akan menambah otentisitas suasana pasar senggolnya. Mirip seperti suasana Pasar Klewer yang tergambar di novel "Canting" karya alm. Arswendo Atmowiloto. Hahaa..



Tak hanya di itu, di PASAR SENGGOL ARBANAT ini pengunjung juga bisa mengikuti lomba foto bertema "Pasar Senggol Arbanat" yang berhadiah total jutaan rupiah untuk 4 orang pemenang.

Syarat dan ketentuan untuk mengikuti lomba foto ini antara lain 1) follow akun IG Arbanat; 2) pengambilan foto selama acara Pasar Senggol berlangsung, tanggal 8-18 Agustus 2019 di lokasi Arbanat; 3) foto dalam batas wajar kesopanan dan tidak mengandung unsur kekerasan/SARA; 4) foto berkisar Human Interest, ambience/lingkungan sekitar; 5) penilaian berdasarkan kesesuaian tema, moment, kejernihan foto, angle foto, dapat berwarna ataupun hitam putih;

BACA JUGA: Tips Membuat Daftar Tempat Favorit di Google Maps

6) Batas editing yang diperbolehkan: cropping, contrast & brightness. Tidak diperbolehkan menghilangkan atau menambah obyek dalam foto; 7) foto yang diikutkan lomba diposting di akun instagram masing-masing peserta, tag dan mention akun IG Arbanat dan 3 orang teman, dengan hashtag #arbanatphotocontest #pasarsenggolarbanat2019 #thearbanat; 8) batas akhir pengunggahan foto: 18 Agustus 2019 pukul 00:00; 9) pengumuman pemenang tanggal 20 Agustus 2019; dan 10) keputusan juri tidak dapat diganggu gugat. Selaku dewan juri adalah Monita Gunawan (fotografer profesional) dan Arbanat Team.



PASAR SENGGOL ARBANAT. Bagi Anda yang ingin bernostalgia dengan kuliner-kuliner jadul dan mengenal seperti apa suasana pasar tradisional Indonesia tempo dulu, barangkali acara ini bisa jadi pilihan yang sangat tepat. Mengenang, dan mengenal, kenangan manis pada masa yang telah lama silam.

"Dengan adanya PASAR SENGGOL ARBANAT, bagi generasi seusia saya ini bisa menjadi nostalgia pasar kuliner tempo dulu. Dan bagi generasi milenial bisa menjadi pilihan kuliner yang sedikit berbeda," ungkap salah seorang pengunjung.

PASAR SENGGOL ARBANAT (ARBANAT Kitchen, Cafe, and Lounge, Jl. Terusan Dieng no. 4-6, kota Malang) buka setiap hari Senin-Jumat pukul 17:00-22:00 WIB, dan Sabtu-Minggu pukul 11:00-22:00 WIB, dari tanggal 8-18 Agustus 2019. Jangan sampai ketinggalan!


———————

THE ARBANAT KITCHEN, CAFE, AND LOUNGE

Jl. Terusan Dieng No.4-6, Pisang Candi, Sukun, Pisang Candi, Kec. Sukun, Kota Malang, Jawa Timur 65146
(0341) 573000

https://maps.app.goo.gl/S3zMDiThZHPP7ga38


———————
TEKS dan FOTO: Ario Wicaksono (IG: @iorikun301)

#MalangDiGoogleMaps
#spon