Slider

New Info

Aktifitas Malang Local Guides

Kuliner Malang

Wisata Malang

Aktifitas Malang Local guides

» » » » » » » » » » » » » » » » » » Bag 1 Malang Horreg Sam: Buka Bersama Local Guides Indonesia Regional Jawa Timur




Local Guides Jawa Timur yang punya hajat, Malang Local Guides yang jadi Host Meet Up. BUKA BERSAMA LOCAL GUIDES INDONESIA REGIONAL JAWA TIMUR, Sabtu, 11 Mei 2019, SUKSES!!
———————





KONON, Meet Up semi-akbar ini sesungguhnya bermula dari satu celetukan entah siap di grup percakapan sesama Local Guides, "...kayaknya kalau kita buka puasa bersama di Malang asyik, nih, sambil memanfaatkan perks voucher hotel OYO Rooms!?"

Merasa tertantang, MALANG LOCAL GUIDES pun menyambar kesempatan ini. Tidak mudah, memang, karena kami hanya punya waktu persiapan persis satu minggu sebelum acara. Eker-ekeran menjadi bunga-bunga obrolan. Senyumin aja, ya. Biar cakep :))

BACA JUGA: Sosialisasi Google Maps Bersama Gerkatin Kota Malang

Tercatat tak kurang dari 33 (tiga-puluh-tiga!) orang Local Guides dari berbagai kota di Jawa Timur menghadiri Meet Up BUKA BERSAMA LOCAL GUIDES INDONESIA REGIONAL JAWA TIMUR (untuk selanjutnya disebut BUKBER JATIM) ini. Sebut saja mereka ada yang berasal dari Malang (tentu saja), Probolinggo, Surabaya, Kediri, Batu, Blitar, hingga Bangkalan, Madura.





Tuty Ni'mah, salah seorang peserta yang datang jauh-jauh dari kota Bangkalan, Madura, menuturkan ini adalah kali pertama ia mengikuti Meet Up Local Guides semacam ini. Selama ini ia tergabung di dalam komunitas Blitar Local Guides.

"Walaupun baru pertama kali ikut, tapi rasa kekeluargaannya terasa sekali. Tidak memandang usia, juga tidak membeda-bedakan level kontribusi di Google Maps," tuturnya.





Semangat yang membara. Patut menjadi panutan bagi rekan-rekan Local Guides yang lain. Jauh-jauh berangkat dari kota Bangkalan pukul 05:30 WIB untuk mengejar kereta api Surabaya-Malang pukul 07:30 WIB, lalu pukul 10:15 WIB sudah sampai di Malang, kemudian menyempatkan mampir ke Kampung Tridi, Jodipan, baru siangnya menuju ke lokasi meeting point di INGGIL MUSEUM RESTO.

BACA JUGA: Buka Bersama Local Guides Indonesia Regional Jawa Timur (Bag. 2)

Terbayang perjuangannya? Bagus. Terlebih acara BUKBER JATIM ini tidak gratis. Para peserta ditarik iuran Rp 75.000,- per peserta.





Sebetulnya BUKBER JATIM ini dirancang untuk tidak memiliki terlalu banyak agenda. Paling-paling kami hanya ingin kopi darat syantai dengan sesama Local Guides Jawa Timur, lalu ngabuburit syantai sembari menunggu azan Maghrib, baru kemudian berbuka puasa bersama yang juga syantai. Sudah.

Tapi biar seru, dan biar tetap dalam koridor per-Local Guides-an, sembari ngabuburit nanti kita akan mengisinya dengan kegiatan Photowalk, dan setelah berbuka puasa ada sesi sharing syantai bincang-bincang tentang ke-GOOGLE MAPS-an dan juga ke-Local Guides-an. Menarik, bukan? Bakal nyesel, sih, yang nggak ikut!? :p





Agenda pertama: Photowalk dan Geowalk ke KAMPUNG BIRU AREMA. Jika ditarik garis di GOOGLE MAPS dari titik kumpul pertama di Inggil Museum Resto, maka lokasi ini hanya berjarak sekitar 400-an meter saja, atau kurang lebih 8 menit berjalan kaki. Tidak jauh. Jalan timik-timik juga nyampe.

Dan untungnya cuaca sore itu mendukung: cerah berawan. Sehingga ini masih cukup nyaman bagi kita untuk berjalan kaki beramai-ramai di ruang terbuka sembari ditemani oleh semilir angin kota Malang yang terkenal sejuk.

BACA JUGA: Local Guides Connect dan Cara Kontribusinya

Pukul 15:40 WIB, dengan dibagi ke dalam 3 kelompok, para peserta Photowalk dan Geowalk mulai bergerak menuju Kampung Biru Arema, dengan selisih keberangkatan tiap kelompoknya 5 menit. Tbh, jam keberangkatan ini sebetulnya sedikit molor dari jadwal semula. Rombongan pertama Photowalk ke Kampung Biru Arema sedianya start pukul 15:20 WIB tadi. Tapi tak apalah, yang penting enjoy.. :))





Untuk masuk ke Kampung Biru Arema, setiap pengunjung dikenai biaya masuk sebesar Rp 3.000,- yang akan ditukar dengan suvenir khas Kampung Biru Arema. Dengan membayar tiket masuk, secara tidak langsung kita sudah membantu penduduk kampung untuk merawat kampung mereka ini. Dan bisa dilihat sendiri, kampungnya tertata apik dan bersih.

Yang unik dari kawasan ini adalah bangunan rumah tempat tinggal penduduk seluruhnya dilabur dengan warna biru. Di beberapa titik, tembok yang masih kosong dihiasi gambar-gambar mural nan artistik dan ada yang dijadikan semacam taman vertikal. Kalau kamu mampir ke tempat ini, bisa dipastikan kamu akan boros selfie-selfie. Dengan kekuatan hengpon jedoel, cekrek, upload, komen!

BACA JUGA: Memperingati Hari Kartini, Museum Musik Indonesia (MMI) Cuci 200 Keping Piringan Hitam Musisi Perempuan Indonesia!

Selain itu, yang tak kalah unik, di kampung ini bisa dijumpai banyak sekali ayam yang dibiarkan bebas berkeliaran di lorong-lorongnya yang sempat membuat saya tersesat ketika mensurvei rute Photowalknya. Jadi ketika di kampung-kampung lain kamu biasa menjumpai kocheng oren, maka di sini kamu bisa mendapati ayam kota. #yha





Waktu yang menyenangkan begitu cepat berlalu. Asyik fota-foto sana-sini, tanpa kami sadari matahari sudah hampir jauh turun ke peraduannya. Sudah pukul 5 sore. Hampir satu jam lamanya kita ngabuburit Photowalk dan Geowalk di Kampung Biru Arema ini.

Padahal menurut jadwal kita hanya akan berada maksimal 30 menit saja di tempat ini. Beberapa destinasi Photowalk lainnya masih menunggu untuk dijelajahi. Tapi melihat Sobat-sobat Local Guides begitu menikmati suasana di kampung ini, tak tega rasanya kami, tim Host, untuk memotong keceriaan tersebut hanya demi strict to the initial plan. Yang penting heppiii..





Dari kegiatan semacam ini kita bisa melihat ada bonding dan keakraban yang makin erat di antara sesama Local Guides, karena memang itulah hal yang penting: Meet Up adalah sarana Local Guides untuk saling bertemu dan mengakrabkan diri antar sesamanya. Let's make new friends!

BACA JUGA: Mencicipi Nikmat dan Empuknya Ayam Cobloos di Rumah Makan Ayam Cobloos Kawi, Malang!

Tapi jadwal yang molor bukan tak membawa konsekuensi: dengan sisa waktu yang ada, kita tak mungkin lagi pergi ke 3 destinasi Photowalk yang sudah direncanakan, yakni TAMAN TRUNOJOYO SELATAN, MONUMEN JUANG 45, dan PATUNG 3 SINGA. Potong jalur! Kita langsung menuju ke ALUN-ALUN TUGU, titik Photowalk terakhir sebelum finish.





Tidak bisa lama kami mengeksplor area Alun-alun Tugu. Barangkali tidak lebih 10 menit. Setelah berfoto bersama dengan mengambil latar Tugu dan gedung Balaikota Malang, kita pun bergegas menuju titik finish di Inggil Museum Resto. Selak buko! Wkwkk..

Lalu bagaimana, bisakah kami tiba tepat waktu di Inggil Museum Resto sebelum azan Maghrib berkumandang? Simak pada bagian kedua tulisan ini.

———————

INDEKS ARTIKEL:

1. Malang Horreg, Sam!: Buka Bersama Local Guides Indonesia Regional Jawa Timur. Bag. 1

2. Malang Horreg, Sam!: Buka Bersama Local Guides Indonesia Regional Jawa Timur. Bag. 2





———————

DAFTAR LOKASI PHOTOWALK 
BUKA BERSAMA LOCAL GUIDES INDONESIA
REGIONAL JAWA TIMUR

https://www.google.com/maps/placelists/list/b139nM1ExqmWth-Fbe7dhV6EBlmYfQ?hl=en



———————
TEKS: Ario Wicaksono (IG: @iorikun301)
FOTO: Istimewa/Dokumentasi Malang Local Guides

#MalangDiGoogleMaps

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply