Slider

New Info

Aktifitas Malang Local Guides

Kuliner Malang

Wisata Malang

Aktifitas Malang Local guides

» » » » » » » » » Update Google Maps dan Visual Baru yang Tajam Berwarna

Google meningkatkan kualitas visual Google Maps secara global. Penggunaan teknik algoritma pemetaan baru memungkinkan penyajian citraan peta wilayah yang lebih detil dan akurat. Keragaman bentang alam dunia kini bisa teridentifikasi dengan lebih mudah.

———————




UPDATE GOOGLE MAPS DAN VISUAL BARU YANG TAJAM BERWARNA


Penulis: Ario Wicaksono (@iorikun301)

Foto-foto: Google


[MALANG LOCAL GUIDES] Sejak peluncurannya di awal 2005 silam, Google Maps terus berbenah. Dari yang semula hanya menyajikan peta untuk membantu penggunanya bepergian dari satu tempat ke tempat lainnya di Amerika Serikat, kini layanan peta daring ini tak ubahnya "toko serba ada" yang menawarkan beragam fitur untuk memudahkan penggunanya beraktivitas sehari-hari. 


Layanan navigasi multi-moda? Ada. Peta luring (offline)? Tersedia. Bahkan memesan kamar hotel langsung melalui Google Maps pun bisa!


Tapi segala fitur serba canggih ini tak membuat Google Maps lupa dengan akarnya: Peta adalah representasi melalui gambar dari suatu daerah yang menyatakan sifat, seperti batas daerah, sifat permukaan (Kamus Besar Bahasa Indonesia [KBBI] Daring). Oleh karenanya pada pemutakhiran Google Maps kali ini Google meningkatkan kualitas visual layanan peta daring ini yang membuat beragam bentang alam dunia bisa teridentifikasi dengan lebih mudah.




"Minggu ini (minggu ketiga Agustus 2020 —Red ) kami akan melakukan beberapa peningkatan visual baru yang akan menunjukkan (citraan) lebih detil pada peta, yang membuat gambaran suatu area menjadi lebih mudah dimengerti, baik ketika Anda menjelajahi tempat tersebut secara virtual ataupun berencana hendak mengunjungi tempat tersebut," tulis Sujoy Banerjee, Manajer Produk - Google Maps, dalam rilisnya di The Keyword (18/8/2020).


Hijaunya vegetasi hutan, birunya air danau dan sungai yang menganak-ular, pun putihnya salju di puncak-puncak gunung tertinggi dunia, semua akan tergambar jelas di peta.


Lalu bagaimana Google melakukan semua ini?


Pertama-tama Google menggunakan visi komputer (kecerdasan buatan) untuk mengidentifikasi beragam ciri bentang alam dari citra satelit yang mereka miliki, yang terutama sekali menyasar pada area-area yang kersang, bersalju, hutan, dan pegunungan.


Setelah teridentifikasi, beragam ciri bentang alam ini kemudian dianalisa dan diterjemahkan ke dalam warna-warna spesifik menurut model warna HSV (Hue, Saturation, Value), yang menyusun warna berdasarkan corak warnanya, kepekatan warna, dan nilai gelap-terangnya. Seperti misalnya area hutan yang rimbun diwakili oleh warna hijau tua, sementara semak-belukar diberi warna hijau muda.




Visualisasi baru peta seperti ini memudahkan pengguna untuk membayangkan (dan mengerti) seperti apa sesungguhnya bentang alam suatu wilayah. Seperti misalnya kini laut digambarkan lebih biru, puncak-puncak gunung yang tertutup salju digambarkan berwarna putih, ragam vegetasi hutan diwakili warna hijau yang berbeda, bahkan batas-batas taman nasional/cagar alam kini divisualisasikan dengan warna hijau yang lebih gelap.


"Dengan (menggunakan) sebuah teknik baru algoritma pemetaan-warna, kami (Google) mampu menggunakan citraan (satelit berkualitas definisi-tinggi) ini dan mengubahnya menjadi (gambar) peta yang lebih komprehensif dan tajam berwarna," tulis Sujoy Banerjee.


Baik sedang menjelajahi tempat-tempat baru atau sekadar wacana, Anda bisa menggunakan Google Maps untuk membantu Anda memvisualisasikan rute perjalanan yang kini hadir dengan gambar peta yang lebih komprehensif, tajam berwarna.[]




———————

DAFTAR RUJUKAN:

Sujoy Banerjee. "A More Detailed, Colorful Map." The Keyword, 18/8/2020, https://blog.google/products/maps/more-detailed-colorful-map/

Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Daring, https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/Peta

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply