Slider

New Info

Aktifitas Malang Local Guides

Kuliner Malang

Wisata Malang

Aktifitas Malang Local guides

» » » » » » » » » Pembaruan Antarmuka Pengguna Google Maps: Alasan Penutupan Tempat

 Google memperbarui antarmuka pengguna untuk pelaporan/usulan penutupan suatu tempat di Google Maps. Dengan pembaruan ini pengguna (pelapor) bisa lebih mudah mengidentifikasi alasan yang mereka gunakan untuk mengusulkan penutupan/penghapusan tempat tersebut.

_______





PEMBARUAN ANTARMUKA PENGGUNA GOOGLE MAPS: ALASAN PENUTUPAN TEMPAT


Penulis: Ario Wicaksono (@iorikun301)

Foto-foto: Google


[MALANG LOCAL GUIDES] Beragam konten yang terdapat di Google Maps berasal dari berbagai sumber, termasuk sesama pengguna Google Maps maupun mitra Google. Hal yang semacam ini membuat tidak tertutup kemungkinan bahwa (sebagian) konten yang ditampilkan di Google Maps tersebut merupakan informasi yang salah atau setidaknya belum termutakhirkan.

Informasi yang salah ini misalnya tempat-tempat yang saat ini sudah tutup/bangkrut namun tercantum (di Google Maps) masih beroperasi, tempat (points of interest; POI) yang merupakan duplikat dari tempat yang sama yang telah terlebih dahulu tercantum, termasuk tempat-tempat yang bersifat ilegal/berpotensi membahayakan pengguna Google Maps. Atas tempat-tempat yang semacam ini Google mendorong para pengguna Google Maps untuk melaporkannya untuk kemudian ditelaah dan ditutup (map edit).

Terkait dengan hal tersebut, belum lama ini Google didapati telah melakukan pembaruan pada antarmuka pengguna (user interface; UI) fasilitas pelaporan/pengusulan penutupan tempat di Google Maps. Jika sebelumnya pengguna hanya disuguhi pilihan alasan penutupan tempat tanpa diberikan penjelasan mengenai apa arti (dan aturan main) dari opsi tersebut, maka pada pembaruan antarmuka pengguna kali ini penjabaran tersebut disediakan.

Penjabaran dari opsi ini ditampilkan sebelum pengguna mengetuk tombol "kirim."


Tempat Tutup Sementara dan Tutup Permanen



ALASAN PENUTUPAN TEMPAT

Ada 8 opsi alasan pengusulan penutupan tempat di Google Maps yang tersedia, yakni tempat tutup untuk sementara waktu, tempat tutup permanen (bangkrut), tempat "ghoib," tempat yang merupakan duplikat dari tempat (yang sama) yang telah ada sebelumnya, tempat yang berpotensi berbahaya/menyerang pihak lain/menyesatkan, tempat yang tertutup untuk umum (hanya dibuka untuk kalangan sendiri), pindah ke lokasi lain, serta alasan lain-lain.

Pada opsi penutupan tempat karena berhenti beroperasi untuk sementara waktu, Google memberikan penjelasan "Anda mengusulkan agar (Google) Maps menunjukkan tempat XXX sebagai sedang berhenti beroperasi untuk sementara waktu. Tempat (yang akan diusulkan untuk ditutup) tidak boleh ditandai sebagai tempat yang sedang berhenti beroperasi untuk sementara waktu apabila tempat tersebut masih memberikan layanan daring (online) ataupun layanan datang ke tempat pelanggan." 

Penjabaran pada opsi penutupan tempat karena tempat telah bangkrut serupa dengan penjabaran pada tempat yang berhenti beroperasi untuk sementara waktu. Dengan adanya peringatan semacam ini bisa dilihat bahwa Google telah mengakomodasi perubahan lansekap bisnis yang jamak ditemui di era tatanan kehidupan baru seperti sekarang ini.

Alasan penutupan tempat berikutnya adalah tempat yang dari semula memang tidak pernah ada. Google memberi penjabaran: "Anda mengusulkan kepada (Google) Maps untuk menghapus tempat (POI) ini karena tempat ini tidak nyata, tidak pernah ada." Dengan kata lain: ghoib. Tempat-tempat semacam ini layak untuk diusulkan dihapus dari Google Maps. Local Guides Clean The Map!


Tempat yang Tidak Ada dan Tempat Duplikat


Opsi berikutnya adalah tempat duplikat. Google menuliskan: "Anda mengusulkan agar (Google) Maps menghapus tempat XXX ini karena tempat (POI) ini muncul lebih dari sekali di Google Maps (duplikat) dan lokasi ini merupakan lokasi yang salah." Tempat duplikat semacam ini banyak ditemui pada tempat-tempat yang cukup populer di kota, seperti misalnya lokasi wisata.

Selanjutnya adalah alasan penutupan untuk tempat-tempat yang dirasa berbahaya/menyesatkan. Dalam penjabarannya Google memberi peringatan: "Anda melaporkan bahwa tempat XXX ini dibuat untuk membahayakan, menyerang, maupun menyesatkan pihak lain." Jenis tempat yang menyesatkan semacam ini jamak dijumpai dibuat (oleh oknum pengguna Google Maps)  untuk menciptakan citra yang buruk bagi perusahaan saingan.

Tempat yang tidak terbuka untuk umum. Jenis tempat seperti ini bisa diusulkan untuk dihapus dari Google Maps. Google memberi penjelasan: "Anda mengusulkan kepada (Google) Maps untuk menghapus tempat XXX ini (dari Google Maps) karena ini merupakan tempat pribadi dan tidak mengijinkan pengunjum umum. (Jenis tempat) ini termasuk tempat-tempat personal yang tidak ada meja penerima tamu maupun pintu masuk untuk umum."

Berikutnya adalah tempat yang telah pindah ke lokasi lain/baru. Google memberi penjelasan: "Anda mengusulkan kepada (Google) Maps untuk menghapus tempat XXX ini karena perusahaan ini telah menutup operasional mereka di tempat ini dan telah pindah ke lokasi lain." Pada tempat yang tutup karena telah berpindah lokasi ini pengguna bisa menyertakan lokasi/alamat baru tempat tersebut jika tahu.


Tempat yang Menyesatkan dan Tempat yang Tidak Terbuka Untuk Umum


Yang terakhir adalah tempat yang diusulkan untuk dihapus dari Google Maps karena alasan lain yang tidak termasuk di ketujuh alasan tersebut di atas. Google menuliskan: "Anda mengusulkan kepada (Google) Maps untuk menghapus tempat XXX ini dari Google Maps untuk alasan lain(-lain)." Pengguna/pelapor tidak diberikan opsi untuk menuliskan penjelasan atas alasan lain-lain yang mereka gunakan sebagai alasan atas penutupan/penghapusan tempat yang mereka ajukan.

Pada setiap usulan penutupan tempat yang diajukan, pengguna/pelapor juga dianjurkan untuk melampirkan foto-foto yang relevan dengan penutupan tempat tersebut, seperti misalnya foto etalase maupun plakat/pengumuman penutupan tempat. Jika ada.

Dengan pembaruan pada antarmuka pengguna fasilitas pelaporan/pengusulan penutupan tempat ini pengguna yang hendak melaporkan penutupan atas suatu tempat (untuk beragam alasan) bisa lebih mudah dalam memilih alasan yang tepat untuk usulan penutupan tempat yang ia ajukan. Tak lagi cap-cip-cup-kembang-kuncup-tempat-tutup-lapor-ucup!

"Ucup who?" Google said.[]


Tempat yang Pindah ke Alamat Baru dan Alasan Lain-lain


«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply